Rabu, 06 Januari 2021


Perkembangan teknologi yang kian pesat mendorong beberapa pihak dalam menjalankan berbagai tugas sehingga menjadi lebih mudah dan efisien. Peralihan ke sistem yang terkomputerisasi memungkinkan data yang kompleks dapat diproses dengan cepat dan teliti, guna menghasilkan suatu informasi. Dalam mendukung aktivitas sebuah organisasi, informasi menjadi bagian yang sangat penting baik untuk perkembangan organisasi maupun membaca persaingan pasar. Dalam hal proses data menjadi suatu informasi merupakan sebuah kegiatan dalam organisasi yang bersifat repetitif sehingga harus dilaksanakan secara sistematis dan otomatis.

Oleh karena itu, diperlukan adanya pengelolaan yang baik dalam sistem yang mendukung proses pengolahan data tersebut. Dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah suatu proses pengumpulan dan pengevaluasian bahan bukti audit untuk menentukan apakah sistem komputer perusahaan telah menggunakan asset sistem informasi secara tepat dan mampu mendukung pengamanan asset tersebut memelihara kebenaran dan integritas data dalam mencapai tujuan perusahaan yang efektif dan efisien.

Menurut Weber (1999) terdapat beberapa alasan mendasar mengapa organisasi perlu melakukan audit sebagai evaluasi dan pengendalian terhadap sistem yang digunakan oleh organisasi :

1. Pencegahan terhadap biaya organisasi untuk data yang hilang

Data merupakan hal yang penting sehingga sangat berarti bagi organisasi. Hilangnya data bisa terjadi karena ketidak mampuan pengendalian komputer. Kelalaian karena tidak menyediakan backup yang memadai terhadap file data, sehingga kehilangan file dapat terjadi karena program komputer yang rusak, adanya sabotase, atau kerusakan normal yang membuat file tersebut tidak dapat diperbaiki sehingga akhirnya membuat kelanjutan operasional organisasi menjadi terganggu. 

2. Pengambilan keputusan yang tidak sesuai

Pengambilan keputusan yang berkualitas tergantung pada kualitas data yang akurat dan kualitas dari proses pengambilan keputusan itu sendiri. Pentingnya data yang akurat bergantung kepada jenis keputusan yang akan dibuat oleh orang – orang yang berkepentingan di suatu organisasi.

3. Penyalahgunaan komputer

Pada penyalahgunaan komputer menjadi pengaruh kuat terhadap pengembangan EDP audit maka untuk dapat memahami EDP audit diperlukan pemahaman yang baik terhadap beberapa kasus penyalahgunaan komputer yang pernah terjadi. 

4. Nilai dari perangkat keras komputer, perangkat lunak dan personel

Disamping data, hardware dan software serta personel komputer juga merupakan sumber daya yang kritikal bagi suatu organisasi, walaupun investasi hardware perusahaan sudah dilindungi oleh asuransi, tetapi kehilangan hardware baik terjadi karena kesengajaan maupun ketidaksengajaan dapat mengakibatkan gangguan. Jika software rusak akan mengganggu jalannya operasional dan bila software dicuri maka informasi yang rahasia dapat dijual kepada kompetitor. Personel adalah sumber daya yang paling berharga, mereka harus dididik dengan baik agar menjadi tenaga handal dibidang komputer yang profesional.

5. Biaya yang tinggi untuk kerusakan komputer

Pemakaian komputer sudah sangat meluas dan dilakukan juga terhadap fungsi kritis pada kehidupan kita. Kesalahan yang terjadi pada komputer memberikan implikasi yang luar biasa, sebagai contoh data error mengakibatkan jatuhnya pesawat di Antartika yang menyebabkan 257 orang meninggal atau seseorang divonis masuk penjara karena kesalahan data di komputer.

6. Kerahasiaan

Banyak data tentang diri pribadi yang saat ini dapat diperoleh dengan cepat, dengan adanya komputerisasi kependudukan maka data mengenai seseorang dapat segera diketahui termasuk hal – hal pribadi.

7. Pengontrolan penggunaan komputer

Teknologi adalah hal yang alami, tidak ada teknologi yang baik atau buruk. Pengguna teknologi tersebut yang dapat menentukan apakah teknologi itu akan menjadi baik atau malah menimbulkan gangguan. Banyak keputusan yang harus diambil untuk mengetahui apakah komputer digunakan untuk suatu hal yang baik atau buruk.



Menurut Weber (1999) terdapat empat tujuan utama mengapa perlu dilakukannya audit sistem informasi yaitu:

    (1) Mengamankan asset

    Asset (aktiva) yang berhubungan dengan instalasi sistem informasi mencakup: perangkat keras, perangkat lunak, fasilitas, manusia, file data, dokumentasi sistem, dan peralatan pendukung lainnya. Sama halnya dngan aktiva – aktiva lainnya, maka aktiva ini juga perlu dilindungi dengan memasang pengendalian internal. Perangkat keras bisa rusak karena unsur kejahatan ataupun sebab-sebab lain. Perangkat lunak dan isi file data dapat dicuri. Peralatan pendukung dapat dihancurkan atau digunakan untuk tujuan yang tidak diotorisasi. Karena konsentrasi aktiva tersebut berada pada lokasi pusat sistem informasi, maka pengamanannya pun menjadi perhatian dan tujuan yang sangat penting.

    (2) Menjaga integritas data

    Integritas data merupakan konsep dasar audit sistem informasi. Integritas data berarti data memiliki atribut: kelengkapan (completeness), sehat dan jujur (soundness), kemurnian (purity), ketelitian (veracity). Tanpa menjaga integritas data, organisasi tidak dapat memperlihatkan potret dirinya dengan benar akibatnya, keputusan maupun langkah-langkah penting di organisasi salah sasaran karena tidak didukung dengan data yang benar.

    (3) Menjaga efektivitas sistem

    Sistem informasi dikatakan efektif hanya jika sistem tersebut dapat mencapai tujuannya. Untuk menilai efektivitas sistem, auditor sistem informasi harus tahu mengenai kebutuhan pengguna sistem atau pihak-pihak pembuat keputusan yang terkait dengan layanan sistem tersebut. Selanjutnya, untuk menilai apakah sistem menghasilkan laporan / informasi yang bermanfaat bagi penggunanya, auditor perlu mengetahui karakteristik user berikut proses pengambilan keputusannya.

    (4) Mencapai efisiensi sumber daya

    Suatu sistem sebagai fasilitas pemrosesan informasi dikatakan efisien jika ia menggunakan sumber daya seminimal mungkin untuk menghasilkan output yang dibutuhkan. Efisiensi sistem pengolahan data menjadi penting apabila tidak ada lagi kapasitas sistem yang menganggur.

Oleh karena itu penting bagi sebuah organisasi untuk melakukan audit sistem informasi guna melihat kembali apakah sistem yang berjalansudah tepat dan terpenting sistem mampu untuk mendukung tercapainya tujuan organisasi.


Sumber:

  • https://sis.binus.ac.id/2015/06/24/pentingnya-audit-sistem-informasi-bagi-organisasi/ (diakses 6 Januari 2020)

Jumat, 13 Maret 2020


Kemunculan teknologi menjadi hal yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, begitu juga halnya dengan dunia seni. Mengimplementasikan semua karya-karya kita sudah sangat mudah, yaitu dengan membuatnya dilaptop atau komputer. Dengan ini saya akan menjelaskan tentang Animasi dan Desain Grafis lebih lanjut. Karna pada dasarnya kedua itu adalah hal yang berbeda dalam dunia seni.

Pengertian Animasi

Animasi adalah yaitu gambar yang bergerk, berasal dari kumpulan objek yang sudah disusun sedemikian rupa dengan objek bisa dalam bentuk suatu tulisan, gambar hewan, gambar tumbuh-tumbuhan, gambar manusia dan lain sebagainya.
Animasi adalah sebuah grafika yang dimana menunjukkan gerakan secara urut dengan cepat menjadikan objek tersebut seperti hidup. Dengan perencanaan yang benar serta matang maka alur pergerakan animasi akan menarik untuk dilihat. Apabila dalam dunia multimedia animasi adalah cara menggunakan program di komputer untuk mendapatkan gerak sebuah objek di layar. Sedangkan orang yang membuat animasi dikenal dengan nama animator.
Saat ini istilah animasi sudah tidak awam lagi, karena kita biasa melihat animasi ditayangkan di televisi ataupun di internet. Saat ini pada umumnya orang-orang mengetahui animasi lewat film-film yang ditontonnya, karena film sekarang semakin sering diproduksi dan banyak yang menyukai.
Jenis-jenis Animasi

Jenis Animasi Berdasarkan Bentuk Karakter Yang Dibuatnya :

  • Stop Motion Animation/Claymation
    Dikenal juga dengan claymation, tekni dalam membuat animasi ini ditemukan oleh Blakton pada tahun kira-kira 1906. Memakai clay (tanah liat) sebagai objeknya. Teknik animasi clay sering digunakan untuk mendapatkan suatu visual eek untuk film-film di tahun 1950-1960 an.
  • Animasi 2 Dimensi/2D
    Animasi jenis ini juga terkenal dengan sebutan kartu. Kartun atau Cartoon bisa didefinisikan sebagai gambar yang lucu, contohnya bisa dilihat di film-film kartun, banyak sekali gambar-gambar yang lucu yang ditunjukkan dan seringkali untuk menghibur, yang termasuk contohnya adalah tom & jerry.
  • Animasi 3 Dimensi/3D
    Semakin berkembangnya teknologi utamanya teknologi komputer maka muncul animasi 3 Dimensi. Animasi 3D ini adalah hasil pengembangan dari animasi 2D. Di animasi 3D objek akan seperti semakin hidup dan juga seperti nyata. Banyak contoh film dengan menggunakan teknik animasi 3D dan CGI (Computer Generated Imagery).
  • Animasi Jepang
    Animasi jepang disebut juga dengan Anime. Pada sekarang ini film-film anime banyak di senangi utamanya oleh para remaja, banyak sekali contoh film anime seperti Naruto, Dragon Ball dan lain sebagainya.

Jenis Animasi Berdasarkan Teknik Pembuatannya

  • Animasi Cel
    Animasi Cel seringkali adalah lembaran-lembaran yang akan membentu animasi tunggal. Sehingga setiap cel adalah bagian terpisah, yang seperti objek dan juga latar belakangnya terpisah, sehingga dapat bergerak dengan sendirinya.
  • Animasi Frame
    Animasi frame bisa disebut dengan teknik pembuatan yang sangat sederhana, seperti gambar/objek yang berbeda-beda di lembaran buku, kemudian buku tersebut dibuka secara cepat dengan jari maka gambar anime tersebut akan terlihat seperti sedang bergerak.
  • Animasi Path
    Animasi path merupakan teknik pembuatan animasi yang berasal dari objek yang digerakkan, gerakan tersebut mengikuti garis yang sudah ditentukan oleh pembuatnya. Di aplikasi Macromedia Flash, teknik animasi path bisa dipakai dengan menggunakan layer tersendiri sebagia lintasan dari objeknya.
  • Animasi Sprite
    Animasi sprite ini memungkinkan objek bisa bergerak secara sendiri, sehingga objek lainnya hanya sebagai background atau latar belakang yang tidak dapat bergerak.
  • Animasi Spline
    Di teknik pembuatan animasi spline, objek yang bergerak tidak mengikuti lintasan garis lurus, dengan teknik ini memungkinkan objek yang bergerak seperti mengikuti lintasan yang berbentuk kurva.
  • Animasi Clay
    Animasi ini memakai clay (tanah liat) sebagai objeknya. Tentu hal ini tidak menggunakan tanah liat biasa, tetapi umummnya menggunakan palasticin yaitu suatu baan yang lentur/elastis.
  • Animasi Vektor
    Animasi vektor adalah teknik pembuatan animasi yang memakai rumus matematika dalam menggambar objeknya.
  • Animasi Karakter
    Salah satu contoh dari animasi ini adalah animasi 3D yang sering dipakai untuk membuat suatu film. Di animasi karakter masing-masing objek mempunyai ciri dan gerakan yang berbeda, tetapi masing-masing objek terseubt bergerak secara bersamaan.

Prinsip-Prinsip Animasi

Terdapat beberapa prinsip animais yang antara lain sebagai berikut:
  • Solid Drawing (kemampuan menggambar)
  • Squash and Strech (menekan dan melentur)
  • Anticipation (antisipasi)
  • Staging (penataan gerak)
  • Straiht Ahead and Pose to pose
  • Follow Through and Overlappping Action (gerakan mengkuti)
  • Slow in and slow out
  • Archs (konstruksi lengkung)
  • Timing
  • Secondary Action (gerakan pendukung)
  • Exaggeration (melebihkan)
  • Appeal (daya tarik)
Contoh Aplikasi Animasi
Blender
          Blender adalah salah satu aplikasi grafik 3D dari open source paling terkemuka di dunia. Tapi jangan salah, meskipun free kualitas Blender tidak kalah saing loh. Ia adalah sebuah perangkat lunak yang memungkinkan pembuatan banyak konten 2D dan 3D, mulai dari modeling, texturing, lighting, animation dan video post-processing. Sayangnya, software animasi ini sedikit sulit untuk digunakan.
Pengertian Desain Grafis
Desain grafis atau rancang grafis adalah proses komunikasi menggunakan elemen visual, seperti tipografi, fotografi, serta ilustrasi yang dimaksudkan untuk menciptakan persepsi akan suatu pesan yang disampaikan. Bidang ini melibatkan proses komunikasi visual dan desain komunikasi.
Desainer grafis membuat dan mengkombinasikan simbol, gambar, dan teks untuk membentuk representasi gagasan dan pesan secara visual. Desainer grafis menggunakan teknik tipografi, seni rupa, dan tata letak halaman untuk membuat komposisi visual. Penggunaan umum dari desain grafis adalah seperti desain perusahaan (logo dan merek), desain editorial (majalah, surat kabar, dan buku), desain lingkungan, periklanan, desain web, desain komunikasi, dan kemasan produk.
Sehingga dapat kita tarik kesimpulan bahwa desain grafis ini merupakan ilmu yang mengandalkan kreatifitas untuk menciptakan sebuah rancangan bentuk gambar dengan tujuan akhir sebagai kepentingan percetakan.
Jenis-Jenis Desain Grafis

  • Drafter
Fungsi: membuat rancangan bangunan atau yang berkaitan dengan arsitektur atau industri. Memerlukan ketelitian yang tinggi. Aplikasi yang dapat biasa digunakan: autocad, archicad, 3D revit architecture.


  • Editor 
Fungsi: membuat cover atau sampul, banner, stiker, logo, poster, kartu nama, dan yang lainnya. sering dibutuhkan dalam dunia publikasi dan periklanan. Aplikasi yang dapat biasa digunakan: adobe photoshop, corel draw, illustrator

  • Layouter
Fungsi: membuat tatanan letak pada koran atau majalah agar enak dipandang. sering dibutuhkan dalam dunia percetakan. Aplikasi yang dapat biasa digunakan: MS.publisher, adobe page maker, adobe InDesign.


  • Art Director
Fungsi: membuat karya seni berupa visual effect atau hiasan. memerlukan kreatifitas yang tinggi. Aplikasi yang dapat biasa digunakan: photoshop, corel draw, Art creator, photo paint.


  • Fotografer
Fungsi: untuk pengeditan foto. harus mempunyai keahlian yang tinggi dalam fotografi. jago mengedit foto sesuai dengan event yang perfect. memerlukan kreatifitas yang tinggi. menguasai software aplikasi editing. sering dibutuhkan dalam dunia editor foto, fotografi, dan wartawan. Aplikasi yang dapat biasa digunakan: photo studio, ieworks.


  • Animator
Fungsi: untuk menunjang pekerjaan dalam bidang motion grafis, iklan dan juga film fantasi. memerlukan daya tahan yang tinggi. memerlukan kesabaran yang tinggi. memerlukan kreatifitas yang tinggi. memerlukan pengetahuan yang tinggi. sering dibutuhkan dalam dunia pertelevisian, perfilman serta advertising. Aplikasi yang dapat biasa digunakan: adobe flash, after effect, 3D maya, gif animator.

  • Visualisator
Fungsi: memberikan suatu gambaran dalam sebuah karya produk yang berbentuk
real atau 3D. menguasai aplikasi desain grafis visualisator. setiap orang yang ingin
menggunakan desain grafis jenis ini harus memiliki kemampuan otak kanan yang
tinggi. sering dibutuhkan dalam dunia visualisasi produk dan presentasi produk. Aplikasi yang dapat biasa digunakan: 3D max, autocad, digital clay.


  • Video Editor
Fungsi: untuk mengedit film atau video sekaligus merangkapnya sebagai video shooter. memerlukan imajinasi yang tinggi. sering dibutuhkan dalam dunia industri music dan perfilman. Aplikasi yang dapat biasa digunakan: after effect, sony vegas, video studio.


  • Integrater Designer
Fungsi: untuk mengedit film atau video sekaligus merangkapnya sebagai video shooter. Aplikasi yang dapat biasa digunakan: premiere pro

Contoh Aplikasi
GIMP adalah suatu akronim untuk GNU Image Manipulation Program. Program ini merupakan perangkat lunak yang didistribusikan secara gratis, yang dapat digunakan untuk beberapa macam keperluan, misalnya mengolah foto, mengkomposisi gambar (citra) dan membuat gambar. Gimp merupakan salah satu program grafis yang mempunyai beragam kemampuan. Program ini dapat digunakan sebagai suatu program gambar sederhana, program pengolah foto yang sangat baik, suatu sistem yang dapat diproses secara on-line, membuat gambar bersekala besar, konversi format gambar, dll.
Gambar 1. Tampilan pembuka program Gimp
Gimp di samping memiliki alat bantu yang sudah umum dikenal seperti dalam program-program pengolah gambar yang lain, memiliki juga plug-ins atau filter yang dapat digunakan untuk membuat berbagai macam efek gambar. Plug-ins ini dipublikasi dalam internet. Situs Web www.gimp.org adalah salah satu tempat yang bagus untuk dapat memperoleh keterangan dan perkembangan lengkap dari program ini. Di samping itu terdapat banyak fungsi dalam Gimp yang dapat dijalankan secara otomatis. Bahasa script yang digunakan untuk menjalankan fungsi-fungsi ini dikenal dengan nama Script Fu.
Macam-macam kemampuan yang dimiliki oleh program ini adalah sebagai berikut:
  • sekumpulan alat gambar, seperti kuas, pensil, kuas semprot, dll.
  • manajemen/pengelolaan memori terpetak, sehingga ukuran gambar hanya dibatasi oleh ruang sisa pada disk
  • sampling subpiksel untuk semua alat gambar
  • dukungan lengkap untuk kanal alpha
  • lapis dan kanal
  • rangkaian prosedur untuk memanggil fungsi dalam Gimp dari program eksternal seperti script-fu
  • penscripan tingkat lanjut
  • alat bantu transformasi gambar seperti putar, skala, geser dan balik
  • berbagai macam dukungan format file seperti gif, jpg, png, xpm, tiff, tga, mpeg, ps, pdf, pcx, bmp, dll.
  • panggil, tampilkan, konvert, simpan ke dalam beragam format file
  • alat-alat bantu yang dapat dipilih, seperti segiempat, elips, gambar bebas, fuzzy, bezier dan inteligen
  • plug-ins yang menyediakan penambahan beberapa format file atau filter efek dengan mudah
  • dan masih banyak lagi
Daftar Pustaka :

Kamis, 07 November 2019

AI 2

Senin, 14 Oktober 2019





Terima kasih telah menonton video ini, semoga dapat menjadi pengetahuan baru bagi Anda. saya minta maaf sebesar-besarnya atas kekurangan dalam video ini.

Jumat, 28 Juni 2019

 

 
Universitas Gunadarma Fakultas Ilmu Komputer & Teknologi Informasi 2018/2019
A. Service Transition 
1. Pengertian Dan Tujuan Service Transition
 Service transition adalah tahapan merealisasikan/mengimplementasikan hasil tahapan service design menjadi layanan baru atau modifikasi layanan sebelumnya.  Tujuan service transition adalah memastikan layanan baru/termodifikasi/retired services benar-benar memenuhi harapan bisnis seperti telah terdokumentasi dalam service strategy dan service design. 

2. Perubahan (Change) Dan Jenis-Jenis Perubahan
Perubahan (Change) mencakup penambahan, modifikasi, atau penghilangan apapun yang dapat mempengaruhi layanan TI.  Jenis-Jenis Perubahan : 1) Standard change  2) Emergency change 3) Normal change 

3. Change Models : urutan langkah-langkah standar yang sudah ditetapkan dan disetujui sebelumnya (predefined steps) untuk menjalankan sebuah perubahan dengan jenis tertentu (yakni standard change).

4. Request For Change (RFC) : sebuah dokumen/proposal resmi untuk mengajukan sebuah perubahan, didalamnya mencakup detail perubahan yang akan dibuat.

5. Proposal Perubahan (Change Proposal) : dokumen yang berisi deskripsi umum rencana perubahan besar atau sistem baru, disertai dengan business case dan jadwal implementasinya.

 
B. Service Operation 
1. Pengertian, tujuan dan peran penting tahapan Service Operation
Service operation ialah tahapan operasional layanan TI sehari – hari, termasuk melakukan aktivitas dukungan terhadap layanan TI untuk memastikan value layanan benar –benar dirasakan dan sesuai dengan harapan serta kebutuhan pengguna yang dilakukan secara berkala. Service operation bertujuan untuk :     

  1. Mengkoordinasikan dan melaksanakan kegiatan dan proses yang dibutuhkan untuk memberikan layanan TI kepada pengguna dan pelanggan, serta mengelola layanan memenuhi tingkat layanan yang telah disepakati.
  2. Mengelola teknologi yang digunakan untuk menghasilkan dan mendukung layanan TI. Seperti bagaimana memahami dan mengelola komponen-komponen teknologi seperti server, mainframe, jaringan komputer, komunikasi, basis data, media penyimpanan, sistem desktop dan aplikasi software.  Peran penting dari tahapan service operation ialah adanya suatu hal yang menjalankan suatu proses supaya bisnis berjalan dengan lancar (terukur atau hanya biasa saja) dan menyeimbangkan konflik antar aspek (keseimbangan dari semua aspek ; Bisnis & TI, Cost & Quality).   


2. Event dan Jenis Event 
Event ialah sebuah perubahan keadaan pada infrasturktur TI yang memiliki nilai penting bagi manajemen layanan TI atau configuration item TI, berupa pesan atau tampilan yang dihasilkan oleh layanan, configuration item atau alat monitoring.  Jenis – jenis event :

  1. Informasi (Information): sebuah event yang normal terjadi sehingga tidak  memerlukan tindakan apapun, misalnya seseorang yang login ke suatu sistem.
  2. Peringatan (warning) : sebuah event yang berada diambang batas normal dengan adanya sebuah peringatan yang nantinya memerlukan sebuah respon tindakan yang diperlukan atau tidak untuk mencegah potensi kegagalan. Contohnya adanya peringatan bahwa volume disk hanya tersisa 5% dari maksimum kapasitas yang diijinkan
  3. Ketidak-wajaran (Exception) : sebuah event yang menginformasikan bahwa sebuah layanan atau komponen berjalan tidak sewajarnya (abnormal) dan membutuhkankan respon tindakan, seperti kecepatan akses internet yang sangat lambat.  


   3. Incident vs Problem 
Incident adalah kejadian interupsi sebuah layanan yang tidak terencana (tidak diharapkan) atau penurunan kualitas sebuah layanan Ti. Sedangkan problem ialah akar (sumber, penyebab)  dari satu atau lebih incident.  Contoh : sakit kepala yang merupakan gejala yang menginterupsi tubuh kita (incident) dan menjadi penyebab berbagai sumber penyakit seperti tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi (problem). 

C. Continual Service Improvement 
1. Continual Service Improvement adalah proses yang berulang untuk meningkatkan
di lingkungan sistem manajemen untuk mencapai perbaikan di lingkungan kinerja secara keseluruhan dan konsisten dengan menerapkan kebijakan dilingkungan organisasi.

2. Tujuan Continual Service Improvement 
Tujuan CSI adalah : 
A.review, menganalisis, memprioritaskan dan membuat rekomendasi mengenai peluang perbaikan diri setiap tahap siklus hidup: service strategy, service design, service transition dan service operation serta CSI itu sendiri.
B.mereview dan menganalisa pencapaian tingkat pelayanan.
C.mengidentifikasi dan melaksanakan kegiatan spesifik untuk meningkatkan kualitas layanan TI dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses yang memungkinkan.
D.meningkatkan efektivitas biaya dalam memberikan layanan TI tanpa mengorbankan kepuasan pelanggan.


D. Financial Management For IT Services 
Fakta semakin meningkatnya ketergantungan organisasi kepada teknologi informasi untuk mencapai tujuan strategi dan kebutuhan organisasi. 
A. Sebuah Institusi / organisasi dalam menjalankan Teknologi Sistem Informasi ( System IT ) terdapat tiga pilar utama ( Triangle Pilar ). keberhasilan penerapan TI, yaitu :
1. People, mencakup pelanggan,pengelola TI,pengelola management.
2. Process, mencakup motodologi, petunjuk pelaksana dalam hal ini adalah ITSM.
3. Technology ( Product ), mencakup Tools.
B. Standar Elemen untuk definisi ITSM secara umum meliputi : 
1. Penjelesan tentang proses yang diperlukan untuk memberikan dan dukungan IT Services untuk pelanggan. 
2. Memberikan tanggung jawab bagi orang yang terlibat termasuk staff IT.
3. Pengelolaan pihak eksternal yang terlibat dalam peran dan dukungan teknologi atau produk yang ada.


E. Demand Management  
Pengertian Dan Tujuan Demand Management
- Demand Management adalah : menentukan transaksi mana saja yang akan direkomendasikan agar data demand dan memastikan keakuratannya.
- Tujuan dari Demand Management, untuk mengoptimalkan penggunaan kapasitas dengan memindahkan beban kerja dan sumber daya yang kurang dimanfaatkan,dengan demikian penggunaan lebih efisien.


Selasa, 18 Juni 2019



1. DAP
Mengenal DAP sebenernya tuh menarik sih, banyak tipe-tipe DAP yang tersebar didunia. Musik adalah gaya hidup, pilih musik yang lu suka and terakhir pilih komponen yang lu suka untuk mendukung lagu lu itu. Kebanyakan orang ada yang suka suara vokal yang offer, ada juga yang menyukai bass yang tinggi. Dan disini peran DAP menjadi bagian dari hidup kita, apa sih DAP itu, DAP (Digital Audio Player). Pasti kalian naya "kenapa sih mesti beli DAP ? kan udah ada hp" nah makanya itu suatu pertanyaan yang mudah, karna hp kita tidak sebagus DAP untuk mendengarkan musik favourite kalian. Kita milih DAP kek milih pasangan, kita punya karakter musik sendiri, untuk itu ini beberapa list DAP :

  • Onkyo DP-X1A
  • Apple iPod Touch (7th Generation)
  • HiFiMan SuperMini
  • Astell & Kern AK Jr
  • SanDisk Clip Sport Plus
  • Sony NW-A45 Walkman


2. DAC
Telinga kita itu adalah hal terpenting dalam hidup kita, ada beberapa orang yang tidak bisa dengar dan mestinya kita lebih bersyukur lagi kalo kita ini salah satu yang beruntung. Kita untuk mendengar kan sebuah lagu harus mempunyai DAC karna disaat ini semua serba digital. Pasti semuanya punya hp dong yaaa, nah didalam hp itu ada DAC oleh sebab itu kita bisa mendengarkan lagu apa saja yang kita mau dari hp kita. DAC itu Digital Analog Converter fungsinya adalah mengubah file digital menjadi analog. Nah sinyal analog ini yang dapat bisa kita dengarkan karna digital berbentuk 110011010. Dan jaman serba modern sekarang semua hp itu sudah ada DAC nya sendiri, kalau jaman dulu tidak ada istilah DAC karna file dulu langsung berbentuk analog.



3. Amlifier
Nah kalo satu ini banyak sih yang tau tentang Amplifier. Amplifier itu untuk memperbesar suara, jadi lagu kita bisa terdengar lebih jelas lagi. Kalau DAC itu untuk convert ke analog dan kalo ini untuk memperbesar file analog itu. Jika kita tidak memakai Amplifier ini, sebernernya sih bisa untuk kita dengerin lagu, tapi masih terlalu kecil untuk kita dengarkan ke speaker. Peran Amplifier ini menjadi pahlawan kita. Ada beberapa DAC dan Amplifier untuk smartphone kita, yang tidak suka dengan DAP karna kita punya Spotify, Apple Music, atau Joox. DAC dan Amplifier ada yang terpisah dan juga ada yang gabung menjadi satu. tinggal selera kita untuk itu, jika mau gonta ganti Amplifier bisa membeli DAC dan Amplifier terpisah. Dan jika tidak mau ribet langsung beli saja DAC dan Amplifier menjadi satu. Inget DAC dan Amlifier jika ditaro dihp kalian nantinya bakalan sama dengan kualitasnya DAP yang terkenal ini.

Sumber :

Kalian pencinta musik harus atau wajib tau tetang kualitas musik Hi-Fi itu apa. Banyak sekali yang menyukai musik ini. Hi-Fi adalah kualitas musik yang terbaik didunia musik saat ini. Dengan format kompresi yang terbaik. DSD, FLAC dan ALAC adalah format yang menggunakan Hi-Fi.

Jadi apa sih perbedaan Hi-Fi dengan Hi-Res, Hi-Fi (High Fidelity) sedangkan Hi-Res (High Resolution). Sebenernya mereka berdua itu sama, yang membedakan hanya saja Hi-Res adalah nama jual Sony. Yap Sony mempunyai teknologi yang maju dalam bidang musik. Sony bahkan menjual beberapa produk untuk mendukung Hi-Res, seperti Headphone, DAP, Speaker dan lain lain.

Balik lagi kita ke Hi-Fi, Hi-fi ini dengan bitrate yang cukup tinggi dan tak ada noise lagi dalam speaker atau earphone kita. Dengan 44.1/24bit dan 96/24bit yang bisa membuat telinga kita berasa di konser musik yang asli. jadi apakah kalian tertarik untuk mempunyai musik Hi-Fi. Kalian jika tertarik bisa beli musik disini :

Dan mempunyai hp atau DAP yang mendukung dan juga earphone yang Hi-Fi atau Hi-Res juga yaa

Sumber :

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!