Sabtu, 20 Oktober 2018


Pengertian Teknologi Informasi
Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah sebuah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, serta memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat, dan tepat waktu. Tujuan dalam hal ini adalah dimaksudkan untuk mempermudah suatu bidang tertentu dalam sebuah pekerjaan.



Pengertian Sistem Informasi
Sistem informasi adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur, dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses, atau transaksi tertentu dan rutin untuk membantu manajemen dan pemakai intern dan esktern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat.



Pemaparan sekilas tentang Teknologi Informasi dan Sistem Informasi diatas jelas menunjukkan betapa pentingnya peranan sebuah teknologi dan sistem informasi dalam dunia bisnis dan industri yang mampu membawa sebuah bisnis atau industri menjadi lebih berkembang dan mampu bersaing dalam dunia pemasaran. Bahkan di beberapa Negara pun semakin mengakui pentingnya teknologi dalam meningkatkan produktivitas. Berbagai pakar dalam bidang teknologi telah memperkirakan bahwa kedepannya teknologi akan berperan begitu penting terutama setelah banyak bidang industri yang selalu merekapitulasi biaya dan berbagai hal lain yang terkait dengan bisnis mereka. Kemajuan Teknologi Informasi dan Sistem Informasi tentunya tidak hanya dirasakan oleh beberapa perusahaan besar saja, melainkan perusahaan dalam skala kecil dan menengah turut ambil bagian dalam pemanfaatan teknologi dan sistem informasi. Hal ini juga dipengaruhi oleh beberapa tren yang telah ada dan sedang dikembangkan di pasar global saat ini. Salah Satunya ada Business Alanytics.



  • Business Analytics
  • Merupakan kombinasi dari berbagai cara, teknologi, dan alat yang digunakan untuk mengeksplorasi berbagai data perusahaan untuk mendapatkan suatu panduan yang bisa memaksimalkan proses bisnis. Salah satu teknologi yang sangat berperan penting dalam analisis bisnis adalah Big Data. Big Data merupakan sekumpulan data dalam jumlah besar yang tidak dapat dimasukkan ke media penyimpanan data yang standar seperti data persediaan produk, data untuk indeks dalam internet, dan masukan atau feeds media sosial. Contoh aplikasi Big Data adalah Hadoop yang bersifat open-source yang digunakan untuk mengumpulkan indeks pencarian di web.


Dampak Teknologi Dalam Bisnis


  • Berkembangnya inovasi bisnis dari berbagai kalangan individu.
  • Pembelian produk dengan harga yang lebih murah.
  • Mengurangi batasan budaya dari berbagai negara.
  • Mempermudah kegiatan bisnis.

Contohnya adalah pemanfaatan E-Commerce sebagai media perdagangan yang menggunakan media internet yang ada saat ini dan tidak sulit untuk dijangkau oleh semua mayoritas. Pengaruh ini memberikan kemudahan dan kelancaran dalam melakukan urusan bisnis meskipun pihak rekan bisnis berada di belahan negara yang berbeda, hal ini dapat diatasi dengan memanfaatkan sebuah fitur teknologi terbaru yaitu video converence maupun internet call yang dapat digunakan sewaktu - waktu dan dalam penggunaannya ada beberapa jejaring yang memberikan fasilitas tersebut secara free atau secara berbayar.

Penerapan Teknologi Informasi Dalam Dunia Industri
Beberapa aplikasi yang sudah digunakan di berbagai restoran atau industri makanan adalah penggunaan kartu kredit untuk melakukan pembayaran dan pemesanan makanan dengan menggunakan aplikasi berbasis layar sentuh. Akan tetapi, ada beberapa teknologi yang lebih canggih yang kini telah digunakan di berbagai toko yang dapat mendorong potensi berkembangnya bisnis makanan secara global. Teknologi tersebut di antaranya adalah:

  1. Mesin vendor makanan berbasis touchscreen
  2. Mesin vendor seperti MooBella yang menjual es krim dapat memproduksi berbagai variasi rasa es krim dalam waktu yang cepat yakni sekitar 40 detik. Contoh lainnya adalah mesin Coca-Cola’s Freestyle Soda Fountain yang dapat menghasilkan minuman dengan berbagai rasa sesuai keinginan hanya dengan satu mesin berbasis layar sentuh. Dari segi biaya, mesin ini memang tidak dapat dikatakan murah. Akan tetapi, kebutuhan masyarakat yang lebih bervariasi dari waktu ke waktu dapat mendorong daya jual produk dari mesin sehingga akan menutupi biaya pembelian mesin. 

  3. Pengelolaan restoran dengan aplikasi berbasis tablet pc
  4. Breadcrumb merupakan suatu aplikasi yang menyediakan tampilan visual dari meja, menu makanan dan bahan makanan yang digunakan, informasi pembayaran makanan, dan tiket pemesanan meja yang menggunakan perangkat berupa tablet pc. Aplikasi ini akan mengirim semua data yang dipesan pelanggan restoran langsung ke dapur sehingga akan mempermudah pelayanan dan mempercepat produksi makanan. Biaya yang harus dikeluarkan untuk menggunakan aplikasi ini berkisar antara $99 hingga $399 tanpa ada tambahan untuk setiap update aplikasi. 

  5. Tenaga penghasil biodiesel otomatis
  6. Chico, perusahaan penghasil biodiesel menciptakan sebuah prosesor BioPro untuk menciptakan bahan bakar dengan menggunakan minyak bekas baik minyak hewani maupun nabati. Hal ini tidak hanya mengaplikasikan konsep eco-friendly melainkan juga mengurangi biaya untuk menggunakan peralatan masak seperti alat penggorengan khususnya dalam restoran siap saji. BioPro 190 merupakan prosesor yang berharga $9,995 merupakan prosesor dengan harga dan kapasitas terendah yang dapat digunakan untuk investasi restoran. 

  7. Led Alert Systems
  8. Berbagai karyawan yang berbeda bahasa dan kesibukan di dapur restoran dapat membingungkan karyawan dalam bekerja. Dengan adanya Power Soak’s Silent Alert System produksi Kansas City, Mo., karyawan dapat mengetahui waktu yang tepat untuk menggunakan beberapa peralatan masak dengan adanya sinar yang akan menyala, misalnya sistem akan memberitahukan karyawan untuk tugas-tugas yang didasarkan pada waktu seperti kapan panci telah dicuci dan siap untuk digunakan kembali. 

  9. Pemantauan menggunakan webcam
  10. Vision Enabled Training, sebuah sistem produksi Elmwood Park, dapat merekam kerja karyawan dalam persiapan makanan dan berbagai area lain untuk mendeteksi apakah ada pelanggaran terhadap peraturan kesehatan dan keselamatan kerja. Percobaan terhadap sistem ini dapat dilakukan dengan menggunakan tanda pengenal karyawan yang dilengkapi alat transmisi untuk memberitahukan sistem apakah karyawan menggunakan sarung tangan ketika menyiapkan makanan atau tidak. Hal ini penting bagi pihak manajemen untuk memutuskan kapan pelatihan pelayanan diperlukan.


Aplikasi Teknologi Informasi Pada Bidang Rekayasa Bisnis



Penerapan Teknologi Informasi pada bidang bisnis misalnya, Teknologi Informasi telah banyak digunakan untuk mendukung proses bisnis yang terjadi pada perusahaan, baik bidang ekonomi maupun perbankan. Dengan hadirnya aplikasi-aplikasi dan layanan e-bussiness, e-commerce, e-banking dan lain-lain.



Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bisnis dapat dilihat dari efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan Teknologi Informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi menyebabkan perubahan bada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprice Resource Planning (ERP). ERP adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen dalam perusahaan, cara lama kebanyakan 



Jadi salah satu contoh aplikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Dunia Bisnis Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. 




Tipe Atau Kelas Sistem Informasi



  1. Transaction Processing Systems (TPS)
  2. Merupakan dasar dari sistem informasi yang menyediakan dukungan terhadap transaksi bisnis atau disebut juga dengan level operasional. Di hotel, sistem ini berperan menyiapkan, memproses, mengirim, dan menerima reservasi dari tamu, persiapan dokumen pembayaran, pemantauan persediaan kamar, pengelolaan daftar produk dan layanan yang digunakan tamu, dan hal-hal berbasis operasi lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa tujuan utama sistem ini adalah menciptakan informasi sebagai pendukung tipe sistem informasi yang lain. 

  3. Management Information Systems (MIS)
  4. Ditujukan kepada manajemen bagian tengah yang menyediakan manajer informasi yang telah dibuat dan dikategorikan dari TPS. Sistem ini mengamankan laporan dan akses langsung ke data transaksi hotel yang sekarang dan yang lampau. Fitur utama sistem ini adalah mendukung pengenalan keputusan bisnis dengan menggunakan prosedur-prosedur, peraturan pembuatan keputusan, dan arus informasi yang berkaitan telah didefinisikan sebelumnya. 

  5. Managerial Support Systems (MSS)
  6. Mendukung aktivitas manajemen seluruh level pembuatan keputusan yang terbagi menjadi 3 : 

    • Decision Support Systems (DSS)
    • Menyediakan dukungan untuk masalah-masalah yang belum tentu kepastiannya, misalnya : Apakah konsekuensi dari pengurangan karyawan hotel sebanyak 10 orang?. Sistem ini biasanya digunakan untuk manajer tingkat menengah dan atas. 

    • Group Decision Support Systems (GDSS)
    • Memperluas konsep DSS dengan menggunakan alat komunikasi khusus seperti presentasi dengan menggunakan slide dan video conference untuk sekelompok manajer. Kelebihan GDSS berada pada kenyataan bahwa semakin banyak partisipan (dalam hal ini manajer) semakin banyak informasi yang bisa didapat untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat. 

    • Expert Systems(ES)
    • Merupakan bagian kecerdasan buatan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah di tingkat yang lebih kompleks. Sistem ini menerapkan pengetahuan dan dapat memahami serta mengadaptasi berbagai kemungkinan masalah yang dapat terjadi dalam proses bisnis. Tidak seperti DSS, ES dapat menjawab setiap masalah yang muncul. 

  7. Execute Support Systems (ESS)
  8. Menyediakan informasi yang dibutuhkan manajer tingkat atas dalam proses pengambilan keputusan yang tidak bisa ditemukan di tipe sistem informasi yang lain seperti penetapan harga kamar hotel, jumlah tamu hotel per tahun, pesaing hotel, dan lain sebagainya. Sistem ini memungkinkan akses pencarian di basis data secara individu dan disertakan dengan tampilan visual yang lebih baik. 

  9. Office Automaton Systems (OAS)
  10. Menyediakan dukungan untuk berbagai aktivitas bisnis dan fungsi manajemen di seluruh tingkat pembuatan keputusan dalam perusahaan. Teknologi yang digunakan sistem ini bervariasi mulai dari pemrosesan dokumen (pemrosesan teks dan gambar), komunikasi (e-mail), telekonferensi, dan sistem pendukung lain seperti job organizer.

Kesimpulan



Teknologi Informasi Dan Sistem informasi dapat mendukung perkembangan dunia bisnis maupun bidang perindustrian, disamping itu kemajuan teknologi dapat mendukung berkembangnya penghasilan bagi suatu bisnis maupun perusahaan terkait. Jika dapat memanfaatkan teknologi dengan baik, maka dapat dipastikan industri / perusahaan baik besar, menengah, kecil dapat atau mampu bersaing dengan pemasaran global. Dalam hal ini diharapkan Indonesia dapat memiliki produk lokal yang berkualitas dan lebih lagi memanfaatkan teknologi yang ada agar mampu bersaing dalam era global seperti sekarang ini.

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!