Minggu, 19 Oktober 2014





 Sejarah HTML
  HTML (Hypertext Markup Language) merupakan bahasa standar web yang  didefinisikan dan dikelola penggunaannya oleh W3C (World Wide Web Consurtium).HTML dibuat oleh Tim Berners-Lee ketika masih bekerja untuk CERN dan dipopulerkan pertama kali oleh browser Mosaic. Selama awal tahun 1990 HTML mengalami perkembangan yang sangat pesat. Setiap pengembangan HTML pasti akan menambahkan kemampuan dan fasilitas yang lebih baik dari versi sebelumnya.
Perkembangan HTML
World Wide Web Consortium biasa disingkat (W3C) adalah suatu konsorsium yang bekerja untuk mengembangkan standar-standar untuk Waring Wera Wanua. Spesifikasi teknologi-teknologi utama yang dipakai sebagai basis utama web, seperti URL (Uniform Resource Locator), HTTP (Hypertext Transfer Protocol), dan HTML (HyperText Markup Language) dikembangkan dan diatur oleh badan ini. Sebelum suatu HTML disahkan sebagai suatu dokumen HTML standar, ia harus disetujui dulu oleh W3C untuk dievaluasi secara ketat. Setiap terjadi perkembangan suatu versi HTML, maka mau tak mau browser pun harus memperbaiki diri agar bisa mendukung kode-kode HTML yang baru tersebut. Sebab jika tidak, browser tak akan bisa menampilkan HTML tersebut. 

Ø  HTML versi 1.0
Kemampuan yang dimiliki versi 1.0 ini antara lain heading, paragraph, hypertext, list, serta cetak tebal dan miring pada teks. Versi ini juga mendukung peletakan image pada dokumennya tanpa memperbolehkan meletakkan teks disekelilingnya (wrapping).

Ø  HTMl versi 2.0
Pada versi ini, penambahan kualitas HTML terletak pada kemampuannya untuk menampilkan suatu form pada dokumen. Dengan adanya form ini, maka kita dapat memasukkan nama, alamat, serta saran/kritik. HTML versi 2.0 ini merupakan pionir dari adanya homepage interaktif.

Ø  HTML versi 3.0
HTML versi 3.0 menambahkan beberapa fasilitas baru seperti table. Versi ini yang disebut juga sebagai HTML+ tidak bertahan lama dan digantikan HTML versi 3.2.

Ø  HTML versi 3.2
HTML versi 3.2 dirancang untuk mengakomodasikan dan membakukan berbagai praktek yang banyak digunakan dan diterima secara umum. Oleh karena itu, HTML 3.2 mencakup tag dari HTML 3.0 yang diterapkan oleh pengembang browser besar browser seperti Netscape dan Microsoft, begitu pula berbagai tag perluasan HTML yang sudah diterima secara umum. Dalam naskah Pernyataan Keberpihakan tentang HTML, W3C menganjurkan agar penyedia informasi menerapkan spesifikasi menurut HTML 3.2.
Ø  HTML versi 4.0
HTML versi 4.0 ini memuat banyak sekali perubahan dan revisi dari pendahulunya. Perubahan ini terjadi di hampir segala perintah-perintah HTML seperti table, image, link, text, meta, image maps, form, dan lain- lain.

Ø  HTML versi 4.01
HTML versi 4.01 ini menjadi rekomendasi W3C. HTML 4.01 adalah minor update-koreksi dan perbaikan bug dari HTML 4.0.      

Ø  HTML versi 5.0
HTML versi 5.0 ini meningkatkan interoperabilitas dan mengurangi biaya pengembangan dengan membuat aturan yang tepat tentang bagaiman untuk menangani semua elemen HTML, dan bagaimana memulihakan dari kesalahan. Beberapa fitur dalam HTML 5 adalah fungsi untuk audio embedding, video, grafik, sisi penyimpanan data klien, dan dokumen interaktif. HTML 5 juga mengandung unsur-unsur baru seperti <nav>, <header><footer>, dan <figure>. Yang termasuk kelompok kerja diantaranya AOL, Apple, Google, IBM, Microsoft, Mozilla, Nokia, Opera dan banyak lagi vendor lainnya.
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!